Kisah perjalanan dan pandangan hidup HASANUL ARIFIN ZUL

Rabu, Maret 27, 2013

Presentasi Gagal

Hari ini hari yang paling memuakkan sepanjang hidupku. Yaitu aku menghadapi presentasi. Presentasi di depan banyak orang dan khususnya di depan banyak wanita. Bukannya aku ngga mengerti materi yang sudah dipersiapkan tapi karena aku sangat pemalu, dan aku juga punya anxiety disorder. Aku seorang mahasiswa yang ngga bodoh, malah aku cukup dibilang lumayan. Bukannya menyombongkan diri. Tapi ada kelemahanku yang fatal yaitu presentasi. Dimana jika ada presentasi aku hanya bisa diam saja seperti orang yang tidak menguasai materi. Celingak-celinguk seperti orang bodoh yang tidak berani mengeluarkan pendapat di depan publik, tidak berani menjawab pertanyaan audience, tidak berani mempertahanakan pendapat. Aku lemah, yaa, aku sangat lemah jika berada di depan banyak orang. Biasanya setelah aku menyelesaikan presentasi, aku langsung ngedrop. Stamina, semangat hidup, mood, dan pikiranku jatuh-sejatuhnya. Aku depresi, kenapa aku selalu begini? kenapa aku ditakdirkan begini? aku seorang introvert tulen.

Tepatnya introvert yang keluar dari jalur. Aku introvert yang bodoh, introvert yang sangat ingin mengubah kepribadiannya menjadi extrovert demi hal-hal yang tidak aku sebenarnya sukai. Hampir setiap malam atau hari, aku diselimuti awan mendung, dan warna-warna yang ada dikehidupanku terlihat abu-abu. Apakah aku harus menerima diri ini apa adanya? Tapi apa salahnya mecoba hal yang lebih baik dan aku pikir tidak salah juga keluar dari zona nyaman dan mencoba hal baru? Tapi kembali lagi. Aku benar-benar membodohi diriku. Di dalam diri ini seperti terdapat dua jiwa. Dimana diriku yang satu selalu menangis gara-gara tindakanku yang selalu melawan dia. Aku tidak pernah memperdulikannya. Aku selalu bertingkah menjadi orang lain. Aku sering berbicara padanya (read: introspeksi atau berbicara dengan diri sendiri). Dan dia ingin aku mengakhiri semua ini, berhenti untuk menjadi orang lain. Terima saja dirimu. Setiap manusia memang berbeda. Itu lah yang membuat mereka unik dan kamu itu unik.

Kembali lagi ke presentasi gagalku. Aku sebenarnya seorang pemikir, analitis, yang belajar individual. Semua hasil yang sudah aku kerjain sendiri tidak lah buruk, malah mendekati ke arah yang aku rasa cukup sempurna. Bahkan teman-temanku yang menganggap aku ini hanya orang bodoh terheran-heran. Sekali lagi mereka tidak benar-benar mengerti aku. Aku hanya bisa diam dan di dalam diriku yang sebenarnya terasa sangat sakit dan benar-benar membenci mereka. Tapi setiba hal seperti presentasi datang menghampiriku, aku berubah menjadi orang idiot yang tidak bisa berpikir. Tidak, aku bukan idiot. Tapi aku mengalami kesulitan untuk fokus. Pikiranku kacau, perasaanku kacau. Aku tidak mampu mengendalikan diriku. Terkadang aku sangaaat malu kepada teman segrup karena tidak memberika kontribusi. Maaf, itu karena aku tidak dan tidak sangat percaya diri. Tidak bisakah kalian memahami aku? That's oke to leave the materials on me. I'll make it better or sempurna. Tapi tidak untuk mengaplikasikannya di depan banyak orang, aku tidak mampu, tidak mampu.

Aku tidak tahu harus menghadapi ini semua. Sekali lagi aku tekankan. Aku adalah seorang analitis dan  pemikir. Aku tidak bisa berhadapan di depan banyak orang. Hah, percuma saja. Emang ada yang baca blog ini? Aku memang ditakdirkan untuk tidak dimengerti orang. Seseorang yang selalu dipecundangi dunia. Sebuah mutiara yang tenggelam di dasar laut yang sangat dalam dan gelap dimana hanya para bakteri yang menemani aku.

0 komentar:

Posting Komentar