Kisah perjalanan dan pandangan hidup HASANUL ARIFIN ZUL

Kamis, Februari 25, 2021

Oh They Said "GTG GMP The Telkom Hub"

Oh judul seperti apa itu? Aneh banget. Tapi ada nama PT Telkomnya maksudnya apa ya? Mungkin kalian ga ngerti ya kenapa aku nulis judul itu. GTG dibaca GETEGE nama yang konyol dan memuakkan setiap kali aku ucapkan. Rasanya jika bisa dimuntahkan, ingin ku muntahkan saja. Agar isi perut dan hati ku terasa legaaa. Kok sampai segitunya? ada apa? mengapa? dan bagaimana? coba ceritain dooonggg... Aku bakal jelasin to the point sampai ke intinya sehingga aku bisa menghemat waktu dan tetap bisa menjaga moodku menulis ini.

Jadi GTG itu adalah (Hoooekks maaf agak eneg tiba-tiba), singakatan dari G (Grapari) - T (Telkom) - G (Group) dan GMP itu sendiri adalah nama gedungnya yang berlokasi di Jakarta Selatan kec Kuningan, Graha Merah Putih. Jadi GTG adalah sebuah nama untuk sebutan kantor pelayanan pelanggan yang diinisiasikan dan sinergi Telkom dan Telkomsel. Sebuah kantor pelayanan baru kepada pelanggan untuk layanan Indihome dan Telkomsel menjadi satu tempat sekaligus. 

Aku bekerja disini berjalan 2.5 tahun sampai aku menulis ini. Rasanya seperti mau, perasaan yang tidak bisa aku jelaskan. Aku mempunyai tim yang mohon maaf dengan segala keterbatasan mereka. Mereka sangat dan sangat kurang dalam segala hal. Sangat minim dalam ketelitian, pemahaman, kepedulian, monitoring, penjualan, bahkan untuk menggunakan aplikasi itu sendiri. Aku ga ngerti lagi mereka ini masuk ke golongan-golongan apa. Aku ga ngerti juga apa yang dipikirkan HRD untuk merekrut orang-orang seperti ini, mereka hanya melihat dari paras tidak memperdulikan integritas dan kualitas SDM, mau itu dari softskills dan hardskill. Intinya kalau boleh aku berkata kasar, mereka cantik dan ganteng tapi OTAK ENOLLL BESAR. Uhuughh saya sampai terbatuk maafkeun hamba yang terbawa suasana dan emosi. 

Tenangg... Kembali ke topik ya...

Disini posisi aku adalah sebagai Back Office, yang mana tugasku adalah melakukan pengecekan, monitoring, keuangan, auditing berkas-berkas yang mereka kumpul ke aku, bahkan untuk masalah Trouble yang perlu aku eskalasikan ke unit-unit terkait, dll yang hampir apapun case yang sulit akan aku kerjakan.

Aku ga pernah mempersalahkan dengan apa yang aku kerjakan, selain aku suka dengan hal-hal sulit karena aku merasa seperti seorang detektif yang harus memecahkan masalah dan menyelesaikan puzzle yang rumit. Aku suka berpikir menyelesaikan masalah dan selalu puas ketika masalah itu selesai dengan cara ku. Tapi iniii... lah puncak dari segala halnya..

  1. Mereka selalu membuat kesalahan yang bodoh dan kelalaian yang sama dan itu-itu saja yang mana ujung-ujungnya aku juga yang menyelesaikan kelalaian mereka. Hahaha..

  2. Setiap pelanggan Telkom yang datang ke pelayanan ini tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada hanya akan menambah masalah. Bahkan yang tidak ada bermasalah pun, apabila dikonsultasikan ke pelayanan ini, akan menjadi masalah nantinya. Hahaha..

  3. Penjualan jeblok, otak jongkok, sikap begokkk. Eh emang ada ya sikap begok? 

  4. Gengsi nomor satu, mau segala sesuatu wah hanya untuk menjadi sosok terpandang. Menjadi sok kecakepan adalah kewajiban dari segala hal sama halnya seperti melaksanakan shalat 5 waktu.

  5. Terakhir dari semuanya, sebab tak elok juga kan awak jelasikan semua keterbatasan mereka penuh nanti tulisan awak ni sama hal-hal sampah yang ga perlu dibahas. Yaitu.. yaituu.. mereka sering tidak tau apa yang harus mereka kerjakan, alergi membaca, mudah lupa akan segala hal padahal baru seminggu dibriefingkan.
Suasana ruangan Back Office ketika aku menulis post ini


Dari sekian poin yang aku jelaskan, mungkin sudah cukup untuk mendeskreditkan mereka dengan sengaja. Sebab aku bisa gila jika terus bekerja sama dengan mereka. Beberapa orang yang cukup aku apresiasi adalah SPV Kenneth dan CSR Renissa. Terima kasih, kita kebetulan bekerja dengan flow yang sama, pengecualian buat mereka saja. Buat yang lain Fajrin, Reo, Sheilla, Kolang, Fariz, Adil, Rizka, Sisca, dan Teguh, I can't say more enough. Y'all guys are the most idiotic human being I've ever met on this Planet. Sorry to say this..

Sekian dari saya yang sedikit berbicara tidak tentu arah, dampak dari stress bekerja dan satu tim dengan spesies antah berantah. Semoga aku yang dari masa depan tidak merasa aneh dan geli setelah membaca ini.

0 komentar:

Posting Komentar